“Sampai saat ini saya belum pernah merasakan bosan, saya mencintai pekerjaan ini. Dapat dikatakan saya adalah dosen yang senang mengajar, karena saya menyukai dunia teoritis”
Pendidikan mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menegah Atas dijalaninya di Palembang. Setelah lulus SMA dia melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Dosen senior yang bergelut dibidang studi Hukum Pidana ini bernama lengkap Ruben Achmad, S.H., M.H.
Saat kuliah, tepatnya waktu semester lima dia sudah diangkat menjadi asisten dosen. Tahun 1982 dia diterima sebagai PNS dan menjadi dosen tetap di Fakultas Hukum Unsri. Pria kelahiran 2 September 1955 ini melanjutkan kuliah S2 di UI KPK Undip dan dirinya tercatat sebagai mahasiswa di kelas Undip pada tahun 1986.
Hal ini terjadi karena saat itu tidak banyak tersedia program kuliah S2. Setelan pendidikan S2 selesai, dia kembali melanjutkan pekerjaannya sebagai dosen di Fakultas Hukum Unsri. Seiring dengan hal itu, dia juga dipercaya untuk memegang beberapa jabatan penting diantarnya menjadi Ketua Unit Penelitian, Sekretaris Pengabdian Masyarakat, Sekretaris Laboratorium Hukum, Ketua Unit Penjamin Mutu, Ketua Jurusan di Fakultas Hukum Muhammadiyah jurusan hukum pidana, serta yang terkhir menjadi ketua jurusan hukum pidana sampai saat ini di Fakultas Hukum Unsri. Semua jabatan yang dijalaninya di Fakultas Hukum.
Selain beberapa jabatan yang disebutkan di atas, dia juga pernah menjadi Pembantu Dekan 1 Fakultas Hukum Unsri tahun 2003-2007, Pembantu Dekan 1 di Fakultas Hukum Universitas IBA, dan dia pernah menjabat sebagai seorang Dekan di Universitas IBA. Semua jabatan diawalinya di universitas swasta, hingga akhirnya dia ditarik ke Fakultas Hukum Unsri.
Kemampuan dirinya sebagai seorang dosen membuat dia mengajar hampir di semua Universitas swasta dan Universitas negeri di Palembang, diantaranya Universitas IBA, Universitas Taman Siswa, Universitas Syakyakirti, Universitas Palembang, Program Pasca Sarjana Unsri. Selain mengajar di Palembang, dia juga tercatat sebagai dosen Pasca Sarjana Universitas Batang Hari Jambi hingga sekarang.
Dilihat dari banyaknya tempat dia mengajar, terselip alasan dirinya memilih pekerjaan sebagai dosen. “Saya memilih menjadi dosen karena saya senang dengan ilmu-ilmu hukum, dan mungkin juga karena faktor keturunan, orang tua saya berprofesi sebagai guru” ujarnya dengan santai saat diwawancarai.
Studi Hukum Pidana menjadi spesifikasi bidang yang diajarkannya. Dia sangat tertarik dengan masalah kriminalitas dan kekerasan, tetapi hal tersebut hanya sebatas rasa senang untuk mengamati. Mungkin juga karena faktor lingkungan, “Saya tinggal di lingkungan yang relatif rawan, hampir setiap hari saya melihat kriminalitas terjadi di sekitar lingkungan. Sehingga minat saya untuk memperdalam hal-hal yang berkaitan dengan kriminalitas itu muncul”.