aku mulai menyayanginya

perasaan yang timbul begitu saja.
timbul saat aku mulai mengenal pribadinya.
pribadi yang selalu optimis.
selalu semangat akan apa yang dikerjakannya.


aku mulai menyukainya.
aku mulai menyayanginya.


ntah akan bertahan berapa lama perasaan ini.
aku sangat mengenal diriku.
diriku yang cepat sekali berubah.


aku tidak berharap perasaan ini berlanjut.
tidak juga berharap dia tau perasaanku.
yang aku ingin hanyalah mengenal pribadinya yang optimis.
dan menjadikan diriku pribadi yang jauh lebih optimis dari dirinya.. :)

Aku Bukanlah Diriku

Dalam sekejap aku merasakan semuanya telah berubah.

aku bukanlah diriku yang dulu.
aku tidak bisa mengenali diriku sendiri.

pola pikirku.
tingkah lakuku.
sikapku.
bahkan kehidupanku sekarang.

aku mulai merasa menjadi pribadi yang lain.
pribadi yang sebenarnya aku ciptakan sendiri dalam logika berpikirku.

aku yang dulu selalu berpegang erat pada prinsip. 
mempunyai tujuan dalam jalan hidupku.
target-target yang selalu aku ciptakan untuk kehidupan pribadiku.

semua hilang.
semua berubah.
semua lenyap begitu saja.

motivasi diriku hilang.
semangat hidupku hilang.

sekarang aku kembali menjadi seorang remaja yang labil.
tidak ada pendirian apalagi prinsip hidup.
yang ada dalam otak ku saat ini hanya lah kesenangan pribadiku saja.
kesenangan yang sebenarnya hanya akan bertahan sesaat.
kemudian hilang menjadi kehampaan.

terkadang aku berpikir...
apa yang mereka punya aku juga harus punya.
apa yang mereka bicarakan aku harus tau.

aku merasa lelah dengan keadaan ini.
keadaan yang selalu memaksa aku menjadi orang lain.
menjadi orang yang terlihat sempurna di depan semua orang.

lelah.
bosan.
bingung.

itu yang selalu aku rasakan saat bersama mereka semua.
aku benar-benar tidak bisa menemukan kenyamaan yang dulu aku dapatkan saat aku bersama meraka
kenyamanan yang ditawarkan setiap waktunya oleh teman-teman terbaikku.

mungkin inilah hidup.
terkadang apa yang dijalani tidak sesuai dengan apa yang ingin aku kerjakan.

munafik.. 
mungkin itu diriku sekarang.

entah akan sampai aku menjadi pribadi lain dalam diriku sendiri.
andai semua bisa kembali.
tetapi itu hanya lah sebuah kata "andai"..
yang berarti sebuah hayalan.

Dan aku bukan lah diriku.
pribadiku bukanlah diriku yang sebenarnya.